Panglima TNI Tanam Kemiri di Perbatasan Kalbar - Malaysia



Surabaya - Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko menanam pohon kemiri sunan di Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Pontianak, yang merupakan wilayah perbatasan Kalimantan Barat (Kalbar) dengan Sabah - Serawak (Malaysia).

Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert dalam keterangan resmi, Minggu (8/3), melaporkan acara bertema "Membangkitkan Motivasi dan Budaya Menanam Pohon Kemiri Sunan dalam Rangka Membangun Ekosistem Hutan yang Mantap, Guna Mengurangi Dampak Pemanasan Global serta Sebagai Sumber Energi Terbarukan" itu dilaksanakan pada Sabtu (7/3).

Acara itu juga ditandai penanaman satu pohon kemiri sunan oleh Special Envoy of President Seychelles for ASEAN (Direktur Asia-Pasifik R-20), Nico Barito dan 40 perwakilan negara sahabat penghasil minyak, serta pemerhati lingkungan yang menghadiri kegiatan itu.

Penanaman pohon kemiri sunan di Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya itu dilakukan pada area seluas 5.000 hektare (ha), yang untuk tahap awal ditanami 12.300 batang bibit, 200 bibit grafiting, dan 25 kilogram benih.

Menurut Jenderal Moeldoko, TNI sangat fokus terhadap lingkungan hidup dan krisis, seperti krisis energi, air dan lingkungan, yang dampaknya sangat buruk terhadap negara kesatuan republik Indonesia (NKRI), bila hal itu tidak ditangani secara benar.

"Untuk itu, TNI bersama Kementerian Kehutanan dan Pemerintah Daerah Kalimantan Barat, serta Asia Pasific R-20 bekerja sama dalam penanaman pohon kemiri sunan (KS 100 Bio Fuel) untuk membangun ekosistem hutan dan mengurangi dampak pemanasan global," kata Moeldoko, sebagaimana dikutip Kadispenum Puspen TNI.

Panglima TNI menambahkan, kegiatan itu juga bertujuan untuk membangun semangat menanam dan bukan menebang kepada masyarakat luas, sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat dan menciptakan ketahanan energi bagi bangsa Indonesia.

"Lebih dari itu, penanaman pohon ini juga mempunyai nilai strategis untuk TNI, karena hutan pohon kemiri sunan dapat sebagai tameng atau perlindungan terhadap prajurit apabila diserang musuh," katanya.

Selain berguna untuk ketahanan pangan, hasil pengolahan buah kemiri ini mampu menjadi bahan biodiesel, yang nantinya bisa digunakan warga sekitar dan pasukan TNI di wilayah perbatasan.

Dalam kesempatan itu, Nico menegaskan bahwa kemiri sunan merupakan tanaman yang berasal dari Filipina, yang memiliki ketahanan hidup sampai 75 tahun dan sudah mulai produktif pada umur lima tahun.

"Kemiri sunan juga cukup baik pada berbagai kondisi lahan, dan bijinya dapat menghasilkan minyak sebagai bahan baku biodiesel yang sangat cocok dibudidayakan di wilayah tropis Indonesia," katanya.

Penanaman pohon Kemiri Sunan itu dihadiri Gubernur Kalimantan Barat Drs. Cornelius, Asrenum Panglima TNI Mayjen TNI Sumedy, Aslog Panglima TNI Marsda TNI Karibiyama, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Ngakan Gede Sugiartha, Askomlek Panglima TNI Marsda TNI B. Agus Margono, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Toto R. Soedjiman dan Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya.

Sumber:Antara


Title : Panglima TNI Tanam Kemiri di Perbatasan Kalbar - Malaysia
Description : Surabaya - Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko menanam pohon kemiri sunan di Desa Teluk Baku...

13 Responses to "Panglima TNI Tanam Kemiri di Perbatasan Kalbar - Malaysia"

  1. Nice info gan, TNI nya sambil kerja sampingan :v

    BalasHapus
  2. keren ah, ada tentara kayak gni :D mungkin cuma diindo doang yak. Patut ditiru masyarakat

    BalasHapus
  3. Wah patut ditiru TNI yang satu ini, karena juga menghargai pekerjaan masyarakyat golongan bawah.

    BalasHapus
  4. Lha kok nanam kemiri.. pos penjagaannya itu lho diperbaiki..

    BalasHapus
  5. Sambil Berjaga Sambil Bertanam. God Job

    BalasHapus
  6. mantab gan, nanti ane mau ke sana ikut tanam juga gan..

    BalasHapus
  7. mantap nih, bisa d buat inspirasi :D

    BalasHapus
  8. mantap,knp gg tanam padi ato yg lain yah? :D

    BalasHapus
  9. Kunjungan yang di janjikan jangan lupa kunbalnya yah Riifadya14

    BalasHapus